03 January 2012

Inilah Negara-negara Penghutang Terbesar di Dunia (20 Negara)

UNIK SEMBARANGAN
RUMAH DIJUAL DI KARANGPUCUNG PURWOKERTO
SOURCE CODE VISUAL BASIC, VB.NET, dan PHP MURAH MERIAH
DVD Master PES (Pro Evolution Soccer) 2010-2011-2012, FM (Football Manager) 2010-2012, dan FIFA 2012




Keterangan:
GDP = Gross Domestic Product/ Produk Domestik Bruto (PDB), adalah nilai perdagangan produk & jasa suatu Negara dalam satu tahun. Dengan kata lain, GDP/PDB adalah penghasilan suatu Negara.


No.20

United States (Amerika)
Hutang berbanding GDP: 95,9%

Hutang: US$ 13,67 triliun
GDP: US$ 14,25 triliun


No.19 

Australia
Hutang berbanding GDP: 108,8%

Hutang: US$ 891,26 milyar
GDP: US$ 819 milyar


No.18 
Hungaria
Hutang berbanding GDP: 124,2%

Hutang: US$ 231,33 milyar
GDP: US$ 186,3 milyar


No.17 
Italia
Hutang berbanding GDP: 154,6%

Hutang: US$ 2,71 triliun
GDP: US$ 1,76 triliun


No.16 
Yunani
Hutang berbanding GDP: 175,3%

Hutang: US$ 594,6 milyar
GDP: US$ 339,2 milyar


No.15 
Spanyol
Hutang berbanding GDP: 184,7%

Hutang: US$ 2,53 triliun
GDP: US$ 1,37 triliun


No. 14 
Jerman
Hutang berbanding GDP: 189,4%

Hutang: US$ 5,33 triliun
GDP: US$ 2,81 triliun


No.13 
Finlandia
Hutang berbanding GDP: 205,7%

Hutang: US$ 376,8 milyar
GDP: US$ 183,1 milyar


No.12 
Norwegia
Hutang berbanding GDP: 208,9%

Hutang: US$ 577,8 milyar
GDP: US$ 276,5 milyar


No.11 
Hong Kong
Hutang berbanding GDP: 218,8%

Hutang: US$ 659,27 milyar
GDP: US$ 301,3 milyar


No.10 
Portugal
Hutang berbanding GDP: 231,5%

Hutang: US$ 538,1 milyar
GDP: US$ 232,4 milyar


No.9 
Perancis
Hutang berbanding GDP: 247,2%

Hutang: US$ 5,22 triliun
GDP: US$ 2,11 triliun


No.8 
Austria
Hutang berbanding GDP: 268,9%

Hutang: US$ 869,13 milyar
GDP: US$ 323,2 milyar


No.7 
Swedia
Hutang berbanding GDP: 275%

Hutang: US$ 916,42 milyar
GDP: US$ 333,2 milyar


No.6 
Denmark
Hutang berbanding GDP: 315,2%

Hutang: US$ 627,6 milyar
GDP: US$ 199,1 milyar


No.5 
Belgia
Hutang berbanding GDP: 345,6%

Hutang: US$ 1,32 triliun
GDP: US$ 381,4 milyar


No.4 
Swiss
Hutang berbanding GDP: 390%

Hutang: US$ 1,23 triliun
GDP: US$ 316,1 milyar


No.3 
Belanda
Hutang berbanding GDP: 395,6%

Hutang: US$ 2,58 triliun
GDP: US$ 652 milyar


No.2 
Inggris
Hutang berbanding GDP: 427,6%

Hutang: US$ 9,26 triliun
GDP: US$ 2,17 triliun


No.1 
Irlandia
Hutang berbanding GDP: 1.352% (hampir 14 kali lipat bouw!)

Hutang: US$ 2,39 triliun
GDP: US$ 177,3 milyar




Indonesia? Dimanakah posisimu? 



Inilah faktanya:


Era Gus Dur:
• 2000: Rp 1.234 triliun (89%)
• 2001: Rp 1.273 triliun (77%)

Era Megawati:
• 2002: Rp 1.225 triliun (67%)
• 2003: Rp 1.232 triliun (61%)

Era SBY:
• 2004: Rp 1.299 triliun (57%)
• 2005: Rp 1.313 triliun (47%)
• 2006: Rp 1.302 triliun (39%)
• 2007: Rp 1.389 triliun (35%)
• 2009: Rp 1.590 triliun (28%)
• 2010: Rp 1.676 triliun (26%)
• 2011: Rp 1.697 triliun (26%)

Faktanya karena Indonesia sebagai salah satu dari HANYA 3 negara di dunia (China, India, Indonesia) dengan pertumbuhan positif saat krisis global 2008, hutang kita bisa semakin rendah & tidak perlu bertambah. Sedangkan negara2 barat yang terkena imbas paling dahsyat, harus berhutang sana-sini menghindari kebangkrutan negaranya. Siapa yang ngutangin mereka? China dan Jepang terutama.

Juga ternyata cara menghitung hutang bukan dari angka nominalnya, tapi dari prosentase hutang dengan penghasilan, kalo kata orang ekonomi “rasio hutang”. Selain berlaku untuk menghitung keuangan negara, juga sangat berguna untuk kita pribadi dalam mengelola hutang pribadi kita masing2.

Untuk standar negara, apabila rasio hutangnya dibawah 30% dibilang baik, 20% sangat baik. Untuk sebuah negara di Eropa yang ingin masuk Uni Eropa, maksimal hutang negara tersebut harus dibawah 60%. Jadi Indonesia saat ini sudah cukup baik rasio hutangnya.

Contoh:
Seorang Office Boy dengan gaji 1 juta punya hutang 10 juta, artinya 10 kali lipat dari kemampuan penghasilan dia = 1000% (10 kali gajian baru lunas artinya).

Seorang Direktur dengan gaji 1 milyar punya hutang 100 juta, artinya 1/10 kali lipat dari kemampuan penghasilan dia = 10% (1 kali gajian udah lunas, masih sisa pula).

Perumpamaannya:
Negara besar penghasilan besar, negara kecil penghasilan kecil. Hutang Indonesia pasti besar angkanya dibanding negara kecil, tapi prosentase belum tentu. Jadi jangan Office Boy mau ngutang dengan angka sama dengan hutangnya Direktur bisa mati sendiri nanti. Yang penting adalah prosentase kemampuan kita dalam membayarnya…

SERTA...pengelolaan hutang yang baik & produktif tergantung dari untuk apa penggunaan hutangnya? Karena hutang adalah leverage/daya ungkit yang baik, mudah, cepat & sangat menguntungkan apabila dikelola dengan baik.

Hutang yang baik adalah untuk hal2 produktif, bukan konsumtif. Modal usaha, modal barang, ilmu, seminar agar kita bisa bekerja lebih efektif & produktif untuk menghasilkan pendapatan yang lebih banyak lagi.

Pertanyaannya:
Bagaimanakah pengelolaan hutang pribadi Anda masing2, apakah sudah benar?


S U M B E R'

No comments: