20 January 2012

Pernah Melihat Tangga yang Unik Sembarangan ? Inilah Sclupture, Tangga “Rollercoaster”

Sewa Ruang Kantor Jakarta Murah
UNIK SEMBARANGAN
RUMAH DIJUAL DI KARANGPUCUNG PURWOKERTO
SOURCE CODE VISUAL BASIC, VB.NET, dan PHP MURAH MERIAH
DVD Master PES (Pro Evolution Soccer) 2010-2011-2012, FM (Football Manager) 2010-2012, dan FIFA 2012






 

-introduksi-


Sculpture is three-dimensional artwork created by shaping or combining hard materials—typically stone such as marble—or metal, glass, or wood. Softer ("plastic") materials can also be used, such as clay, textiles, plastics, polymers and softer metals. The term has been extended to works including sound, text and light. (wiki)

Sclupture adalah seni 3 dimensi yang dibentuk dari perpaduan material-material keras, seperti batu, logam, kaca, atau kayu. Material yang lebih lunak juga bisa digunakan, biasanya berasal dari jenis palstik, tekstil, clay, plimer, atau logam-logam lain yang lebih lunak. Sekarang istilah ini dipakai tak hanya untuk material konkrit, tetapi juga suara, tulisan dan cahaya.

Saat saya membuka suatu jurnal design Designboom, saya menemukan satu sclupture yang unik manurut saya, bagaimana tidak, sclupture ini berbentuk seperti trek roller coaster, yang membedakan adalah, trek ini berupa tangga yang bisa dilalui manusia!. Sclupture ini berada di Landmarke Angerpark, Kota Duisburg, Jerman.

::Bersiap untuk Tantangan::





 
Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 13 November 2011, Sclupture bernama “Tiger & Turtle – Magic Mountain” yang dirancang oleh Heike Mutter dan Ulrich Genth ini ditujukan sebagai sebuah sclupture [instalasi] outdoor, yang di atasnya kita bisa berjalan kaki dengan bebas [dan tertantang]. Sclupture ini membuat pengunjung bisa berjalan-jalan ke tempat paling tinggi di area tersebut dan melihat suguhan pemandangan yang menakjubkan. (Photograph by : Werner Hannappel)
 


 
Tangga besi ini mempunyai lebar satu meter, dengan jalur yang berliku-liku seperti jalur rollercoaster. Bahkan, ada satu bagian yang merupakan “looping”, atau putaran, yang tentu saja, tidak bisa kita lewati. Tangga ini memerlukan penguasaan teknis engineering yang tinggi, dan dalam pembangunanya, dua perancangnya bekerja sama dengan serang Arsitek dari Jerman bernama Arnold Walz. Pada malam hari, lampu LED akan menyala, dan akan memberikan kesan romantis [dan futuristik mungkin?] di malam hari. (Photograph by : Werner Hannappel)



 
Berada di atas bukit, menjadikan sculpture ini tempat yang menyenangkan untuk melihat panorama sekitar.
 


 
“Looping” ala rollercoaster, mungkin kita butuh sepatu "bermagnet" untuk bisa melewatinya.




 
Saat malam hari datang, lampu LED menyala dan akan menerangi pengunjung.
 


 
Mungkin saat paling menyenangkan untuk berkunjung ke tangga ini adalah saat malam hari datang.



 
Saat dilihat dari jauh, menarik bukan?. Sediakan paspor anda dan berangkatlah ke Jerman kalo anda ingin mencoba tangga rollercoaster ini.
S U M B E R

No comments: